Cemerlang Gusung; KKN ITSBM Selayar Angkatan Pertama Pelopori Gerakan Pembaharuan di Desa Bontolebang

  • DATE

    November 03, 2025

Kabar thumbnail
ITSBM Selayar - Cemerlang Gusung menjadi istilah yang kini lekat dengan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Selayar) di Desa Bontolebang, Kecamatan Bontoharu Kepulauan Selayar. Kegiatan ini menjadi simbol gerakan pembaharuan yang diinisiasi mahasiswa melalui berbagai inovasi dan progres nyata di tengah masyarakat. Melalui semangat pengabdian dan kolaborasi, mahasiswa KKN ITSBM Selayar berhasil membentuk Ranting Muhammadiyah Desa Bontolebang, serta melaksanakan berbagai program yang menyentuh langsung aspek lingkungan, keumatan, regenerasi, dan pemberdayaan masyarakat. Desa Bontolebang sendiri dikenal sebagai salah satu desa dengan potensi wisata eksotik dan letak yang sangat strategis di Kepulauan Selayar. Keindahan alamnya menuntut dukungan lingkungan yang bersih, lestari, serta masyarakat yang berdaya dan berakhlak. Hal inilah yang menjadi fokus utama mahasiswa KKN selama melaksanakan pengabdian di desa tersebut. Kordes KKN Desa Bontolebang, Muh. Zulkarnain menyampaikan bahwa "Beragam kegiatan telah kami laksanakan, mulai dari pelatihan usaha mikro kecil (UMK), pembuatan merek dan model pemasaran produk lokal, hingga kerja bakti menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, kami juga memberikan edukasi pola hidup sehat kepada kalangan ibu-ibu melalui senam sehat, serta pelatihan dan sosialisasi hidup bersih di sekolah-sekolah bagi para pelajar,"Ujarnya Puncak dari kegiatan ini adalah terbentuknya Ranting Muhammadiyah Desa Bontolebang, yang diharapkan menjadi wadah pembinaan keagamaan, sosial, dan intelektual di tingkat desa. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kepulauan Selayar, Drs. Abdullah, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap capaian mahasiswa ITSBM Selayar. “Sejak awal, mahasiswa telah diberikan tanggung jawab melalui dua model KKN, yaitu KKN Persyarikatan dan KKN Kolaboratif. Tujuannya untuk memaksimalkan pengabdian kepada masyarakat sekaligus memperkuat dan melebarkan sayap Muhammadiyah hingga ke tingkat desa,” ungkapnya. Menurut Drs. Abdullah, ITSBM Selayar sebagai salah satu amal usaha Muhammadiyah tidak hanya membentuk mahasiswa dari sisi intelektual, tetapi juga menanamkan nilai spiritual dan sosial melalui kegiatan pengajian, dakwah, dan aksi nyata di masyarakat. Hal ini sejalan dengan pesan yang disampaikan kepada pengurus ranting yang baru terbentuk agar menjadikan kegiatan pengajian sebagai program kerja utama. Selain memperkuat keimanan dan pemahaman Islam, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi ajang silaturahmi antar pengurus Muhammadiyah di tingkat kabupaten, cabang, dan ranting. Dengan semangat ini, KKN ITSBM Selayar Angkatan Pertama telah membuktikan bahwa mahasiswa bukan hanya agen perubahan di bidang akademik, tetapi juga pelopor gerakan pembaharuan sosial dan keagamaan yang berakar dari nilai-nilai Muhammadiyah.

Kabar Lainnya