ITSBM Selayar - Dalam rangka mengimplementasikan Catur Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, Dosen Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Selayar melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMKN 3 Kepulauan Selayar. Kegiatan ini mengangkat tema “Peningkatan Nilai Gizi Bakso Ikan Melalui Inovasi Penambahan Tepung Daun Kelor: Solusi Pangan Sehat Bagi Generasi Muda”.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMKN 3 Kepulauan Selayar, sekolah kejuruan yang dikenal luas sebagai SMK Kelautan menjadi ajang yang sangat relevan dalam mensinergikan potensi pendidikan dengan keilmuan dosen dalam bidang teknologi hasil perikanan. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjembatani transfer pengetahuan dan keterampilan kepada generasi muda, terutama dalam bidang pengolahan hasil laut yang inovatif dan bernilai gizi tinggi.
Ketua Program Studi Teknologi Hasil Perikanan ITSBM Selayar, Reza Gustiyani Ayu, S.Pi.,M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab akademik institusi dalam menjawab tantangan sosial masyarakat, khususnya terkait pola konsumsi pangan generasi muda yang cenderung tidak sehat. Ia menekankan bahwa tren konsumsi remaja saat ini masih banyak didominasi oleh makanan instan, tinggi kalori, lemak, serta minim serat dan gizi seimbang.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari implementasi catur dharma perguruan tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat yang menyasar kelompok sasaran remaja sekolah. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan pemahaman mereka mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi serta memperkenalkan inovasi produk lokal yang sehat, mudah dibuat, dan disukai anak muda,” ujarnya.
Selain mengasah keterampilan praktis siswa, kegiatan ini juga memiliki dampak edukatif yang lebih luas. Dosen-dosen ITSBM Selayar menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya lokal seperti ikan dan daun kelor dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan serta meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir. Dengan memanfaatkan bahan baku lokal yang tersedia melimpah, produk seperti bakso ikan kelor memiliki potensi besar dikembangkan sebagai pangan fungsional yang ekonomis dan bernilai jual.
Dengan adanya kegiatan ini, ITSBM Selayar menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah di Kepulauan Selayar, serta mendorong pemanfaatan sumber daya lokal yang inovatif demi mendukung pembangunan gizi masyarakat dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.