ITSBM Selayar - Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Selayar kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi di dunia kerja melalui penyelenggaraan Seminar dan Lokakarya Kurikulum yang sukses digelar di Gedung Rektorat Lantai 1, Kampus ITSBM Selayar, Jl. R.A. Kartini No. 17, Benteng Selayar.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu
Prof. Dr. Drs. Akbar Silo, MS. dan
Dr. Muhammad Ihsan Maro, S.Ag., M.Si. yang masing-masing menyampaikan pandangan strategis serta pendekatan holistik dalam pengembangan kurikulum perguruan tinggi berbasis kebutuhan zaman, kebutuhan industri, serta integrasi nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.

Dalam sambutannya, Rektor ITSBM Selayar menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses evaluasi dan penguatan kurikulum agar lebih adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis. Seminar dan lokakarya ini difokuskan pada penyesuaian dan pengembangan kurikulum empat program studi yang ada di ITSBM Selayar, yaitu:
- Teknologi Hasil Perikanan
- Kewirausahaan
- Ilmu Komputer
- Administrasi Kesehatan
Masing-masing program studi tersebut tidak hanya diarahkan untuk memenuhi standar nasional pendidikan tinggi, tetapi juga harus memiliki kekhasan lokal dan karakter kemuhammadiyahan yang menjadi identitas utama ITSBM Selayar.
Salah satu kekuatan dari lokakarya ini adalah pendekatannya yang kolaboratif. Para dosen tidak bekerja sendiri, melainkan didampingi oleh mitra-mitra dari lintas sektor, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pihak swasta, BUMN, hingga BUMD. Para peserta lokakarya dibagi ke dalam empat kelompok kerja, yang masing-masing disesuaikan dengan nomengklatur dan bidang keahlian mitra, kemudian diintegrasikan ke dalam struktur dan substansi kurikulum program studi terkait.
Keterlibatan para mitra dari dunia industri, pemerintahan, dan sektor publik ini bertujuan untuk menyelaraskan kurikulum dengan realitas kebutuhan lapangan kerja, baik dari sisi keahlian teknis (hard skills), keterampilan sosial (soft skills), hingga karakter kepemimpinan, inovasi, dan etika kerja berbasis nilai-nilai keislaman.
Sementara itu,
Dr. Muhammad Ihsan Maro, S.Ag., M.Si. menyampaikan bahwa walaupun kurikulum ITSBM Selayar disusun mengikuti standar nasional pendidikan tinggi, namun harus tetap menonjolkan nilai-nilai kemuhammadiyahan sebagai ciri khas dan daya saing moral lulusan. "Kurikulum ini dirancang agar lulusan kita bukan hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas, akhlak yang baik, dan siap bersaing secara sehat di pasar kerja nasional maupun global," ujarnya.
Setelah proses diskusi intensif dalam kelompok kerja, seluruh peserta kemudian mengikuti sidang pleno untuk mempresentasikan hasil diskusi mereka. Masing-masing kelompok memaparkan:
- Profil lulusan dari setiap program studi
- Kompetensi utama dan pendukung
- Pemetaan soft skills dan hard skills
- Strategi integrasi nilai-nilai kemuhammadiyahan
- Peluang kerja dan jaringan mitra dunia industri
Dalam sesi pleno ini, terlihat bagaimana hasil kolaborasi antara dosen dan mitra berhasil menghasilkan masukan yang aplikatif, realistis, dan berdampak nyata bagi pengembangan kurikulum.
Beberapa poin penting yang diangkat adalah pentingnya memperkuat keterampilan digital pada program studi Ilmu Komputer, penguatan literasi kewirausahaan berbasis maritim pada prodi Kewirausahaan, peningkatan standar keamanan pangan dan mutu hasil laut di prodi Teknologi Hasil Perikanan, serta pengembangan manajemen layanan kesehatan berbasis komunitas pada prodi Administrasi Kesehatan.

Di akhir kegiatan, Rektor ITSBM Selayar menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh narasumber, dosen, dan para mitra eksternal yang telah hadir dan berkontribusi secara aktif dalam kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan kurikulum kampus ke depan dan menjadi bentuk komitmen nyata ITSBM Selayar dalam mencetak generasi yang siap menghadapi masa depan.
Dengan terselenggaranya seminar dan lokakarya kurikulum ini, ITSBM Selayar kembali menunjukkan diri sebagai kampus yang serius dalam membangun pendidikan berkualitas yang berbasis pada kebutuhan lokal dan tantangan global. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga laboratorium pemikiran dan kolaborasi yang membawa harapan besar bagi kemajuan dunia pendidikan di Kepulauan Selayar dan Indonesia secara umum.