ITSBM Selayar - Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), pemahaman akan hukum dan etika dalam penggunaan internet menjadi sangat penting, terutama bagi generasi muda yang semakin terkoneksi dengan dunia digital. Di sisi lain, di Indonesia, dimana pluralitas agama menjadi ciri khas, penting juga untuk memahami bagaimana norma-norma agama mempengaruhi perilaku online siswa.
Pendidikan di Indonesia menghadapi tantangan dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi kompleksitas digital, termasuk penggunaan internet yang bertanggung jawab dan beretika. UU ITE menjadi landasan hukum dalam pengaturan aktivitas online, namun pemahaman terhadap UU ini mungkin beragam di kalangan siswa. Terutama di daerah yang mungkin memiliki karakteristik sosial, budaya, dan agama yang khas seperti Kepulauan Selayar, pemahaman literasi digital siswa dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor ini.
Selain itu, agama juga memiliki peran yang signifikan dalam membentuk sikap dan perilaku individu, termasuk dalam penggunaan teknologi. Di tengah pluralitas agama di Indonesia, penting untuk mengeksplorasi bagaimana pemahaman agama siswa di MAN Kepulauan Selayar berkontribusi terhadap pemahaman mereka akan literasi digital. Apakah nilai-nilai agama mereka sejalan atau bertentangan dengan aturan yang diatur dalam UU ITE menjadi pertanyaan yang perlu dijawab.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pemahaman siswa terhadap UU ITE dan bagaimana norma-norma agama mempengaruhi pemahaman mereka dalam konteks penggunaan teknologi digital. Melalui pemahaman yang lebih baik tentang interaksi antara hukum dan norma agama dalam konteks literasi digital, diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi pendidik dan pembuat kebijakan untuk meningkatkan pendidikan tentang penggunaan internet yang bertanggung jawab dan beretika di MAN Kepulauan Selayar.