ITSBM Selayar – Gerakan dakwah Muhammadiyah di Kabupaten Kepulauan Selayar kembali menorehkan capaian penting. Untuk pertama kalinya, wilayah Pimpinan Ranting Muhammadiyah resmi terbentuk di ujung selatan Pulau Selayar, tepatnya di Desa Appatana. Pelantikan dan pengukuhan pengurus ranting tersebut berlangsung khidmat dan menjadi momentum bersejarah bagi perkembangan dakwah di kawasan pesisir selatan.
Keberhasilan pembentukan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Appatana tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah desa, sinergi masyarakat, serta inisiatif mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITSBM Selayar yang hadir sebagai fasilitator sekaligus penggerak utama. Kolaborasi tiga unsur ini berhasil membuka ruang baru bagi gerakan dakwah Muhammadiyah untuk menjangkau wilayah yang sebelumnya belum tersentuh struktur organisasi persyarikatan.
Kepala Desa Appatana, Marzan A. Md., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan syukur atas pelantikan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan Pimpinan Ranting Muhammadiyah di wilayahnya merupakan angin segar bagi dinamika keagamaan masyarakat. Menurutnya, pelantikan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi semakin intensifnya kegiatan pengajian dan pembinaan keagamaan secara masif. “Kami sangat bersyukur dan bangga. Semoga dengan hadirnya Pimpinan Ranting Muhammadiyah, kegiatan pengajian di masyarakat semakin sering dilaksanakan. Ini menjadi harapan besar kami agar kehidupan keagamaan semakin hidup dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Momentum pelantikan ini juga dirangkaikan dengan kehadiran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kepulauan Selayar, yang sekaligus merupakan Wakil Rektor ITSBM Selayar, Dr. Muhammad Ihsan Maro, S.Ag., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pemerintah desa serta masyarakat Appatana atas penerimaan dan dukungan terhadap mahasiswa KKN ITSBM Selayar yang menjalankan program pengabdian di desa tersebut.
Dr. Ihsan Maro menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan buah dari kerja bersama yang solid antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa pembacaan ikrar kesediaan para pengurus ranting seharusnya tidak hanya menjadi prosesi seremonial, melainkan menjadi janji moral untuk menggerakkan dakwah amar ma’ruf nahi mungkar secara konsisten. “Ikrar yang telah diucapkan hari ini adalah janji dan komitmen. Semoga ini menjadi penyemangat bagi seluruh kader dan anggota untuk menghadirkan kegiatan pengajian dan pembinaan keumatan secara masif, sebagai ajang silaturahmi dan wadah dakwah di tengah masyarakat,” tuturnya.
Beliau juga menekankan bahwa keberadaan Pimpinan Ranting Muhammadiyah di Appatana diharapkan mampu menjadi pusat gerakan positif yang merangkul masyarakat secara luas. Melalui program-program keagamaan, sosial, dan pemberdayaan, ranting ini nantinya diharapkan memberikan dampak nyata bagi perkembangan spiritual dan sosial kemasyarakatan di desa tersebut.
Pelantikan ini menjadi tanda bahwa gerakan dakwah Muhammadiyah di Kepulauan Selayar terus mengalami perluasan yang merata hingga ke wilayah terpencil. Dengan terbentuknya Pimpinan Ranting Muhammadiyah Appatana, harapannya gerakan dakwah semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat, lebih membumi, dan siap menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan sosial keagamaan yang lebih baik di ujung selatan Pulau Selayar.
ITSBM Selayar – Gerakan dakwah Muhammadiyah di Kabupaten Kepulauan Selayar kembali menorehkan capaian penting. Untuk pertama kalinya, wilayah Pimpinan Ranting Muhammadiyah resmi terbentuk di ujung selatan Pulau Selayar, tepatnya di Desa Appatana. Pelantikan dan pengukuhan pengurus ranting tersebut berlangsung khidmat dan menjadi momentum bersejarah bagi perkembangan dakwah di kawasan pesisir selatan.
Keberhasilan pembentukan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Appatana tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah desa, sinergi masyarakat, serta inisiatif mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITSBM Selayar yang hadir sebagai fasilitator sekaligus penggerak utama. Kolaborasi tiga unsur ini berhasil membuka ruang baru bagi gerakan dakwah Muhammadiyah untuk menjangkau wilayah yang sebelumnya belum tersentuh struktur organisasi persyarikatan.
Kepala Desa Appatana, Marzan A. Md., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan syukur atas pelantikan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan Pimpinan Ranting Muhammadiyah di wilayahnya merupakan angin segar bagi dinamika keagamaan masyarakat. Menurutnya, pelantikan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi semakin intensifnya kegiatan pengajian dan pembinaan keagamaan secara masif. “Kami sangat bersyukur dan bangga. Semoga dengan hadirnya Pimpinan Ranting Muhammadiyah, kegiatan pengajian di masyarakat semakin sering dilaksanakan. Ini menjadi harapan besar kami agar kehidupan keagamaan semakin hidup dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Momentum pelantikan ini juga dirangkaikan dengan kehadiran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kepulauan Selayar, yang sekaligus merupakan Wakil Rektor ITSBM Selayar, Dr. Muhammad Ihsan Maro, S.Ag., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pemerintah desa serta masyarakat Appatana atas penerimaan dan dukungan terhadap mahasiswa KKN ITSBM Selayar yang menjalankan program pengabdian di desa tersebut.
Dr. Ihsan Maro menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan buah dari kerja bersama yang solid antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa pembacaan ikrar kesediaan para pengurus ranting seharusnya tidak hanya menjadi prosesi seremonial, melainkan menjadi janji moral untuk menggerakkan dakwah amar ma’ruf nahi mungkar secara konsisten. “Ikrar yang telah diucapkan hari ini adalah janji dan komitmen. Semoga ini menjadi penyemangat bagi seluruh kader dan anggota untuk menghadirkan kegiatan pengajian dan pembinaan keumatan secara masif, sebagai ajang silaturahmi dan wadah dakwah di tengah masyarakat,” tuturnya.
Beliau juga menekankan bahwa keberadaan Pimpinan Ranting Muhammadiyah di Appatana diharapkan mampu menjadi pusat gerakan positif yang merangkul masyarakat secara luas. Melalui program-program keagamaan, sosial, dan pemberdayaan, ranting ini nantinya diharapkan memberikan dampak nyata bagi perkembangan spiritual dan sosial kemasyarakatan di desa tersebut.
Pelantikan ini menjadi tanda bahwa gerakan dakwah Muhammadiyah di Kepulauan Selayar terus mengalami perluasan yang merata hingga ke wilayah terpencil. Dengan terbentuknya Pimpinan Ranting Muhammadiyah Appatana, harapannya gerakan dakwah semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat, lebih membumi, dan siap menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan sosial keagamaan yang lebih baik di ujung selatan Pulau Selayar.


