ITSBM Selayar - Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Selayar kembali menorehkan sejarah penting dalam dinamika organisasi kemahasiswaan. Empat Pimpinan Komisariat (Pikom) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) lingkup ITSBM Selayar resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat. Kegiatan pelantikan ini dirangkaikan dengan Tarpim (Panataran Pimpinan) sekaligus Rakerpim (Rapat Kerja Pimpinan) sebagai langkah awal merancang program kerja dan arah gerakan organisasi ke depan.
Ketua IMM Cabang Kepulauan Selayar,
Andi Fitriani, dalam sambutannya menegaskan harapannya kepada para pengurus Pikom yang baru dilantik. Menurutnya, pengurus harus mampu melahirkan inovasi baru dalam setiap gerak organisasi, bekerja sama dengan soliditas tinggi, serta berjalan pada satu garis perjuangan yang lurus sesuai nilai-nilai IMM.
“Harapan kami, arah gerak pengurus Pikom IMM di ITSBM Selayar dapat menjadi sumber perubahan ke arah yang lebih baik, lebih aktif, serta mampu menghadirkan gerakan dan gebrakan baru yang dirancang untuk satu periodesasi ke depan,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa kehadiran Pikom IMM di ITSBM Selayar tidak sekadar formalitas organisasi, tetapi merupakan ruh yang menghidupkan dinamika intra kampus. Pimpinan komisariat IMM, lanjutnya, adalah garda terdepan dalam melahirkan kader persyarikatan, umat, dan bangsa. “Ketika ‘aku’ diganti dengan ‘kita’, bahkan ‘sakit’ akan berubah menjadi ‘kesehatan’. Itulah nilai kolektivitas yang harus ditanamkan dalam setiap gerakan IMM,” tambahnya penuh makna.
Sementara itu, Wakil Rektor ITSBM Selayar,
Dr. Muhammad Ihsan Maro, S.Ag., M.Si., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas suksesnya pelantikan Pikom IMM dari empat program studi. Ia menyampaikan bahwa kampus sangat mendukung eksistensi IMM sebagai organisasi intra yang menjadi wadah kaderisasi mahasiswa.
“Apresiasi atas pelantikan Pikom 4 prodi ini. Semoga ke depan bisa menunjukkan eksistensinya. Lakukan lompatan-lompatan kegiatan yang bisa menarik minat mahasiswa lain untuk bergabung dan aktif di IMM,” ungkapnya.
Lebih lanjut, wakil rektor menegaskan bahwa kampus memiliki kewajiban moral dan institusional untuk memberikan support penuh kepada IMM, baik dalam bentuk dukungan fasilitas maupun pendanaan. Ia pun berpesan agar IMM fokus pada kajian-kajian keislaman yang mendalam, terutama kajian Al-Qur’an dan kegiatan pengajian rutin. Menurutnya, keilmuan dan spiritualitas adalah fondasi penting yang harus menjadi ciri khas IMM dalam menjalankan roda organisasi.

Dengan resmi dilantiknya empat Pikom IMM di lingkup ITSBM Selayar, diharapkan roda organisasi dapat berjalan lebih dinamis. Dukungan dari IMM Cabang, pihak kampus, serta komitmen pengurus baru akan menjadi modal penting dalam mewujudkan IMM sebagai organisasi kader yang progresif, berkemajuan, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.