ITSBM Selayar - Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Selayar menggelar pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk angkatan pertama tahun 2025. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 150 mahasiswa yang akan ditempatkan di 7 kecamatan dan 18 desa di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Dalam sambutannya, Kepala Biro Departemen dan Bisnis ITSBM Selayar,
Dr. Muhammad Arsyad, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa KKN angkatan pertama ini merupakan momen bersejarah bagi mahasiswa maupun kampus.
“Ini kesempatan dan momentum yang sangat penting karena kalian adalah angkatan pertama yang akan mencetak sejarah KKN di ITSBM Selayar. Oleh karena itu, kalian harus berbangga diri atas kesempatan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor ITSBM Selayar,
Dr. Muhammad Ihsan Maro, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya tidak dapat menyembunyikan rasa haru sekaligus bangga kepada mahasiswa peserta KKN.
“Kami bangga karena kalian akan mengabdi dan merealisasikan ilmu yang selama ini diperoleh di bangku perkuliahan. Namun di saat yang sama, momentum ini menjadi kuliah terakhir kalian di ITSBM Selayar, yang berarti tidak lama lagi kita akan berpisah,” ucapnya penuh haru.

Dr. Ihsan juga memberikan beberapa pesan penting kepada mahasiswa sebelum turun ke lapangan, di antaranya:
- Mengimplementasikan teori yang telah diperoleh di perkuliahan ke masyarakat.
- Menjadikan KKN sebagai ajang pembuktian soft skill dari berbagai program studi, yakni Ilmu Komputer, Kewirausahaan, Teknologi Hasil Perikanan, dan Administrasi Kesehatan.
- Mampu mengidentifikasi permasalahan yang ada di masyarakat.
- Hadir memberikan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa mahasiswa KKN membawa nama besar ITSBM Selayar dan Muhammadiyah, sehingga diharapkan mampu menjaga akhlak, sikap, dan memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat di lokasi KKN.

Kegiatan pembekalan ini menjadi langkah awal sebelum mahasiswa berangkat ke lokasi KKN masing-masing. Dengan semangat pengabdian, diharapkan mahasiswa ITSBM Selayar dapat memberikan manfaat langsung sekaligus memperkuat peran kampus dalam pembangunan daerah.