ITSBM Selayar – Dari ujung utara Kabupaten Kepulauan Selayar, sebuah langkah penting dalam penguatan gerakan dakwah Muhammadiyah kembali terwujud. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Selayar Tahun 2025 sukses memfasilitasi terbentuknya Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Desa Pamatata, Kecamatan Bontomatene. Pembentukan ranting ini menjadi bukti nyata hadirnya kontribusi mahasiswa dalam pengembangan masyarakat melalui dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan.
Acara pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh pemerintah desa, Pimpinan Daerah dan cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah, sivitas akademika ITSBM Selayar, serta masyarakat setempat.
Kepala Desa Pamatata, Latunru, ST., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas terbentuknya kedua ranting tersebut di wilayahnya.
“Terima kasih kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah atas kehadirannya di Desa Pamatata. Selamat dan sukses kepada pimpinan ranting yang baru dilantik. Sebagai pemerintah desa, kami sangat mendukung kehadiran organisasi ini. Mari bersama-sama membangun Desa Pamatata menjadi lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor ITSBM Selayar, Dr. Muhammad Ihsan Maro, S.Ag., memberikan pesan penting kepada pimpinan ranting dan para mahasiswa KKN.
“Selamat kepada pimpinan ranting yang telah dilantik. Konsistenlah dengan ikrar yang telah diucapkan. Pelantikan bukanlah puncak, tetapi awal dari kerja-kerja dakwah ke depan,” ungkapnya.
Beliau juga menekankan pentingnya tanggung jawab dan evaluasi mahasiswa selama menjalankan KKN.
“Tetap lakukan kontrol dan evaluasi. Jika masih ada kekurangan selama KKN, manfaatkan sisa waktu di Desa Pamatata untuk menyempurnakannya. Amar ma’ruf nahi munkar jangan dipersempit hanya dengan kegiatan pengajian, tapi maksimalkan dengan karya-karya positif yang dapat dikolaborasikan bersama ITSBM Selayar,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Selayar, Drs. Abdullah, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap mahasiswa ITSBM Selayar yang mampu menghadirkan inisiatif penguatan organisasi hingga tingkat ranting.
“KKN ITSBM Selayar telah menunjukkan peran besar dengan memfasilitasi pembentukan dan pelantikan ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah di Pamatata. Kolaborasikan program cabang dan pimpinan daerah dengan program ranting, karena rantinglah yang paling dekat dengan masyarakat,” tegasnya.
Dengan terbentuknya Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah di Desa Pamatata, harapan besar muncul bahwa gerakan dakwah, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat akan semakin hidup dan terorganisir. Kehadiran mahasiswa KKN ITSBM Selayar menjadi katalis bagi tumbuhnya semangat baru di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat peran persyarikatan Muhammadiyah di wilayah Kepulauan Selayar.
ITSBM Selayar – Dari ujung utara Kabupaten Kepulauan Selayar, sebuah langkah penting dalam penguatan gerakan dakwah Muhammadiyah kembali terwujud. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Selayar Tahun 2025 sukses memfasilitasi terbentuknya Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Desa Pamatata, Kecamatan Bontomatene. Pembentukan ranting ini menjadi bukti nyata hadirnya kontribusi mahasiswa dalam pengembangan masyarakat melalui dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan.
Acara pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh pemerintah desa, Pimpinan Daerah dan cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah, sivitas akademika ITSBM Selayar, serta masyarakat setempat.
Kepala Desa Pamatata, Latunru, ST., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas terbentuknya kedua ranting tersebut di wilayahnya.
“Terima kasih kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah atas kehadirannya di Desa Pamatata. Selamat dan sukses kepada pimpinan ranting yang baru dilantik. Sebagai pemerintah desa, kami sangat mendukung kehadiran organisasi ini. Mari bersama-sama membangun Desa Pamatata menjadi lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor ITSBM Selayar, Dr. Muhammad Ihsan Maro, S.Ag., memberikan pesan penting kepada pimpinan ranting dan para mahasiswa KKN.
“Selamat kepada pimpinan ranting yang telah dilantik. Konsistenlah dengan ikrar yang telah diucapkan. Pelantikan bukanlah puncak, tetapi awal dari kerja-kerja dakwah ke depan,” ungkapnya.
Beliau juga menekankan pentingnya tanggung jawab dan evaluasi mahasiswa selama menjalankan KKN.
“Tetap lakukan kontrol dan evaluasi. Jika masih ada kekurangan selama KKN, manfaatkan sisa waktu di Desa Pamatata untuk menyempurnakannya. Amar ma’ruf nahi munkar jangan dipersempit hanya dengan kegiatan pengajian, tapi maksimalkan dengan karya-karya positif yang dapat dikolaborasikan bersama ITSBM Selayar,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Selayar, Drs. Abdullah, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap mahasiswa ITSBM Selayar yang mampu menghadirkan inisiatif penguatan organisasi hingga tingkat ranting.
“KKN ITSBM Selayar telah menunjukkan peran besar dengan memfasilitasi pembentukan dan pelantikan ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah di Pamatata. Kolaborasikan program cabang dan pimpinan daerah dengan program ranting, karena rantinglah yang paling dekat dengan masyarakat,” tegasnya.
Dengan terbentuknya Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah di Desa Pamatata, harapan besar muncul bahwa gerakan dakwah, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat akan semakin hidup dan terorganisir. Kehadiran mahasiswa KKN ITSBM Selayar menjadi katalis bagi tumbuhnya semangat baru di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat peran persyarikatan Muhammadiyah di wilayah Kepulauan Selayar.

